Home

MPLS PESERTA DIDIK BARU MELALUI DARING DI SMPN 3 KRIAN

              MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) untuk peserta didik baru tahun ajaran 2020/2021 dilaksanakan secara daring atau online, mengingat SMPN 3 Krian berada di lingkungan zona merah penyebaran Covid-19 (Corona Virus Disease-19). MPLS ini dilaksanakan selama 3 hari yakni pada tanggal 13 – 15 Juli 2020 melaui aplikasi Instagram, Zoom, Edmodo dan Whatsapp. MPLS ini diikuti oleh 351 peserta didik baru yang terdiri dari 183 laki-laki dan 168 perempuan. 

Kegiatan MPLS ini dilaksanakan dengan menyenangkan, bermanfaat, dan edukatif. MPLS ini memiliki tujuan untuk; 1) membantu peserta didik mengenal program akademik di SMPN 3 Krian, 2) membantu peserta didik mengenal guru dan karyawan/i SMPN 3 Krian, 3) membantu peserta didik mengenal program pengembangn diri atau ekstrakulikuler, 4) membantu peserta didik mengenal tata tertib sekolah, 5) membantu peserta didik mengenal wawasan wiyata mandala di SMPN 3 Krian, dan 6) membantu peserta didik mengenal program-program pembiasaan dan program-program unggulan yang ada di SMPN 3 Krian. 

Hari pertama kegiatan MPLS diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ibu Kepala Sekolah Heri Wahyu Rejeki, M.Pd. Upacara pembukaan MPLS ini ditayangkan secara live atau langsung melalui Akun Instagram sekolah yakni @spentikasda agar dapat disaksikan langsung oleh peserta didik baru. Pembukaaan MPLS ini dihadiri oleh perwakilan wali murid yakni Kapten Sukardi yang sekaligus menandatangani dan menyerahkan peserta didik baru kepada Kepala Sekolah untuk dapat mengikuti MPLS mulai tanggal 13 -15 Juli 2020 secara daring. Pembukaan kegiatan MPLS ini juga dihadiri oleh wali kelas 7, sekaligus perkenalan masing-masing wali kelas kepada anak didiknya. Setelah itu peserta didik baru mendapatkan materi perkenalan guru dan karyawan SMPN 3 Krian  melalui video yang ditayangkan melalui channel youtube SMPN 3 Krian. 

Hari kedua kegiatan MPLS peserta didik baru mendapatkan materi dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yakni Bapak Moh. Nurul Huda SB, S.Pd. yang menyampaikan mengenai sistem pembelajaran yang berlaku di SMPN 3 Krian. Pada sesi selanjutnya peserta didik baru mendapatkan materi mengenai Disiplin Positif yang disampaikan oleh Ibu Dian Paramita, S.Pd selaku Guru Bimbingan Konseling. Kedua materi pada hari kedua tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di Channel Youtube SMPN 3 Krian.  

Hari terakhir kegiatan MPLS peserta didik baru mendapatkan materi mengenai profil kegiatan-kegiatan unggulan sekolah serta pengenalan ekstrakulikuler yang ada di SMPN 3 Krian. Tagihan tugas pada setiap materi yang diberikan pada saat MPLS dikumpulkan peserta didik baru di wali kelas masing-masing melalui aplikasi Edmodo. Pada sesi penutupan MPLS, peserta didik baru melaksanakan tatap muka virtual melalui aplikasi Zoom dipimpin oleh wali kelas masing-masing.  

Setelah kegiatan MPLS berakhir disebarlah Angket Evaluasi Kegiatan MPLS secara online kepada peserta didik baru melalui Link Google Form. Peserta didik mengisi angket tersebut berdasarkan pengalaman yang telah mereka dapatkan pada saat mengikuti MPLS dari tanggal 13-15 Juli 2020 secara daring. Hasil angket ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan MPLS di tahun berikutnya.

Berdasarkan grafik gambar 2 tersebut dapat diketahui bahwa peserta didik baru sebagai responden menilai materi yang disampaikan dalam MPLS 58 % sangat bermanfaat; 34,5% bermanfaat; dan 7,5 % cukup bermanfaat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa materi yang di sampaikan bermanfaat untuk peserta didik baru dalam mengenal SMPN 3 Krian baik secara akademik dan kegiatan non-akademik. 

Berdasarkan grafik gambar 3 tersebut dapat diketahui bahwa peserta didik baru sebagai responden menilai 62,7 % sangat bangga sebagai siswa SMPN 3 Krian; 31,9 % bangga sebagai siswa SMPN 3 Krian; dan 5,4 % cukup bangga sebagai siswa SMPN 3 Krian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pembukaan MPLS yang dilaksanakan secara live atau langsung membuat peserta didik bangga menjadi bagian dari civitas akademika SMPN 3 Krian. (gambar)


Berdasarkan grafik tersebut dapat diketahui bahwa peserta didik baru sebagai responden menilai materi yang disampaikan oleh Waka Kurikulum 50,5% sangat jelas; 36%  jelas; 11,7% cukup jelas; dan 1,8% kurang jelas. Sehingga dapat disimpulkan materi yang disampaikan oleh Waka Kurikulum mengenai sistem pembelajaran yang dilaksanakan di SMPN 3 Krian sudah jelas, namun masih perlu ditingkatkan lagi. (gambar)


Berdasarkan grafik tersebut dapat diketahui bahwa peserta didik baru sebagai responden menilai materi yang disampaikan oleh Bu Dian Paramita selaku guru BK 45,9% sangat jelas; 40,9 % jelas; 11,1% cukup jelas, dan 2,1% kurang jelas. Sehingga dapat disimpulkan materi yang disampaikan oleh Bu Dian mengenai disiplin positif sudah jelas, namun masih perlu ditingkatkan lagi. (gambar)


Berdasarkan grafik tersebut dapat diketahui bahwa peserta didik baru sebagai responden menilai materi mengenai profil sekolah dan ekstrakulikuler 49,7% sangat jelas; 37% jelas; 12,2% cukup jelas, dan 1,1% kurang jelas. Sehingga dapat disimpulkan materi profil sekolah dan ekstrakulikuler sudah jelas, namun masih perlu ditingkatkan lagi. (gambar)


Berdasarkan grafik tersebut dapat diketahui bahwa peserta didik baru sebagai responden menilai pemateri MPLS 41,7% sangat menarik; 47,7% menarik; 9,3% cukup menarik, dan 1,3% kurang menarik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemateri MPLS sudah menarik dalam menyampaikan materi, namun masih perlu ditingkatkan lagi. (gambar)


Berdasarkan grafik tersebut dapat diketahui bahwa peserta didik baru sebagai responden menilai efektifitas media/aplikasi yang digunakan dalam MPLS 40,7% sangat baik; 46,6% baik; 11,4% cukup baik, dan 1,3% kurang baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa efektifitas media/aplikasi yang digunakan dalam MPLS sudah baik, namun masih perlu ditingkatkan lagi.Hasil angket evaluasi kegiatan MPLS ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan acuan perbaikan sekaligus tantangan untuk dapat mempertahankan dan memberikan yang lebih baik di tahun berikutnya

 

 

 

 

 

Open source productions