Prestasi Dianita

Liga pencak silat nasional

Dianita Rahmasari telah mengharumkan nama Sidoarjo. Dia berhasil meraih emas pada O2SN 2017. Prestasi tersebut melecutnya untuk lebih banyak mendapatkan penghargaan tingkat nasional.

       Dianita Rahmasari menunjukkan medali dan piagam penghargaan di sekolahnya, SMPN 3 Krian, Jumat (22/9).Di halaman SMPN 3 Krian, ada seorang siswi yang tengah berlatih bela diri. Pencak silat tepatnya. Remaja tersebut bernama Dianita Rahmasari. Saat itu dia berlatih sendiri. ’’ Itu tadi namanya kembangan, mirip kembang mekar,’’ katanya ketika ditanya jurus yang diperagakan. ’’ Gerakannya bisa divariasi. Bahkan bisa juga dikembangkan sendiri,’’ tambahnya Jumat (22/9).

      Sesaat kemudian, Dian –sapaan akrab nya– menghentikan latihannya. Siswa kelas IX B SMPN 3 Krian tersebut lantas menenggak air. Setelah beberapa tegukan, Dian lantas bercerita bahwa dirinya baru saja menang dalam kejuaraan. Yang dimaksud Dian adalah Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP tingkat nasional pada 2017 di Kota Medan pada 3–9 September 2017. Dalam kejuaraan tersebut, dia berhasil membawa medali emas dari cabang pencak silat kategori tanding kelas F putri 45–48 kg. ’’ Ini medali dan piagamnya,’’ ucapnya.

      Dara kelahiran Surabaya, 25 Maret 2003, itu mengatakan bahwa gerakannya belum luwes saat awal berlatih. Namun, karena sering berlatih, yakni seminggu tiga kali, dia pun terbiasa. Latihannya pada Senin, Rabu, dan Jumat pukul 14.00 hingga menjelang magrib di sekolah. Jika mendekati kompetisi, dia bisa berlatih setiap hari. ’’ Latihannya bareng teman-teman di ekstrakurikuler pencak silat di sekolah,’’ katanya. ’’ Nggak pernah bosen karena memang seneng,’’ katanya.Dian tergabung dalam ekskul pencak silat saat duduk di bangku kelas VII. Orang tuanya sempat tidak setuju. Sebab, olahraga tersebut terbilang keras. Kurang cocok jika diikuti perempuan.

         Namun, semangat Dian tidak goyah. Dia terus berlatih. Tidak disangka, berkat semangat dan usaha kerasnya, Dian berhasil menyabet juara I O2SN Kabupaten Sidoarjo pada 2016. Sejak saat itu orang tuanya mendukung penuh hobi Dian tersebut.

        Didukung orang tua, Dian semakin bersemangat. Dia mengikuti berbagai perlombaan. Beberapa penghargaan berhasil diraih. Di antaranya, juara II O2SN Provinsi Jatim 2016 serta juara I Unusida Open sekaligus mendapat penghargaan sebagai pesilat terbaik. Tahun ini Dian meraih kemenangan di sejumlah kejuaraan. Yakni, juara II UIN Maulana Malik Ibrahim, juara I O2SN Kabupaten Sidoarjo 2017, dan juara I O2SN Provinsi 2017. ’’ Targetnya bisa mendapat banyak penghargaan lagi di tingkat nasional,’’ ungkap putri pasangan Didik Murdiono dan Hendriati itu.

         Menjadi atlet silat membuat Dian cukup tenar di sekolahnya. Banyak yang takut. Pernah ada teman cowoknya yang usil ke rekan cewek. ’’ Mereka saya lihatin tok gitu (teman cowok, Red) langsung lari,’’ ucap Dian, lantas tertawa.

     Karena itu, Dian disukai teman-teman ceweknya. Saat bersama Dian, tidak ada yang berani mengganggu. Seakan menjadi bodyguard bagi teman-temannya. ’’ Padahal saya juga nggak pernah mukul atau marah ke mereka. Kalau iseng ya cuma saya lihat saja,’’ kata anak kedua dari tiga bersaudara tersebut. ’’ Kadang ada gerombolan adik kelas VIII lihatin saya sambil jalan, eh saya lihat balik mereka langsung lari,’’ paparnya. Kerap dipandang menakutkan tidak membuat Dian jengkel atau marah. ’’ Enjoy-enjoy aja,’’ katanya.


      Bahkan, karena jadi atlet, Dian sering dipandang kuat oleh keluarganya. ’’ Kadang beli dan angkat gas LPG sendiri, bantu angkat galon juga,’’ ungkapnya. Tidak masalah. Sebab, dia ingin membantu orang tuanya. ’’ Kata orang rumah,kan kamu atlet, jadi pasti kamu kuat,’’ tuturnya.

Bali Story

Sebagai salah satu destinasi wisata nomor satu, nama pulau Bali telah tersebar sampai ke seluruh dunia. Orang-orang di dunia lebih mengenal Bali dengan sebutan Island of Gods ataupun Pulau Seribu Pura. Bali yang sangat kaya dengan beragam keunikan-keunikannya berupa keindahan alam pemandangan, keramahtamahan masyarakatnya, serta seni budaya dan tradisi yang telah hidup selama bertahun-tahun. Bisa diibaratkan seperti tempat yang telah punah dapat ditemukan di dunia. Orang-orang terus berdatangan ke Bali, hanya untuk merasakan atmosfir magis Bali serta melihat keindahan panoramanya.

           Daya tarik utama dari pulau Bali adalah pemandangan yang luar biasa di beberapa tempat wisata yang tiada bandingannya dengan tempat lain di seluruh dunia. Pemandangan indah berupa pemandangan dan keindahan alam yang masih asri masih dapat dinikmati disini oleh para wisatawan. Masih banyak tempat di Bali dimana kita masih bisa menghirup udara segar, dan tempat untuk bersantai. Pemandangan sunset seperti di pantai Kuta dan Tanah Lot adalah salah satu pemandangan alam yang menakjubkan yang ada di Bali. Begitu juga pemandangan matahari terbit, bisa dinikmati dari pantai Sanur yang terletak hanya sekitar setengah jam berkendara dari Bandara Ngurah Rai.

          Bali. Apa yang muncul dibenak kalian saat mendengar nama kota itu ? liburan ?  tempat rekreasi ? . Ya! Bali memang salah satu destinasi wisata yang sangat terkenal di dunia. Tapi, jika kalian menganggap Bali hanyalah sebgai tempat wisata, kalian salah.

          Di Bali, selain berwisata ternyata kalian juga bisa belajar tentang banyak hal. Mulai dari sejarah Bali, sampai macam macam budaya yang ada di Bali. Seperti yang dilakukan oleh siswa siswi SMPN 3 KRIAN. Pada tanggal 25 Januari 2018 kemarin seluruh siswa siswi kelas 8 SMPN 3 KRIAN mengadakan outclass ke Bali.

          Disana, mereka berkunjung ke berbagai tempat wisata di Bali. Selain rekreasi mereka juga belajar tentang Bali. Ingn tau keseruannya ? yuk kepoin cerita ini sampai bawah yaa!

          Perjalanan dimulai dari Krian sekitar pukul 07.00. Perjalanan selama 16 jam akan ditempuh oleh siswa siswi SMPN 3 KRIAN.Selama perjalanan, di dalam bis para siswa siswi saling bergurau, menyanyi, dan menikmati perjalanan bersama.         Selama perjalanan para siswa siswi juga disuguhi dengan pemandangan indah. Hal ini menyebabkan perjalanan 16 jam yang seharusnya terasa sangat melelahkan, malah menjadi sangat menyenangkan.Setibanya di hotel tempat kami menginap, pukul 22.00 WITA.

          Sehariberikutnya perjalanan dimulai dari Museum Bajra Sandhi. Disana mereka belajar tentang sejarah perjuangan rakyat Bali saat mengusir penjjah. Disana terdapat banyak replica pusaka, serta gambaran perjuangan rakyat Bali saat melawan penjajah.

          Selanjutnya, mereka mengunjungi Tanjung Benoa. Di Tanjung Benoa mereka melihat pulau penyum. Di pulau penyu, mereka melihat banyak penyu, kelelawar, dan hewan lainnya.Perjalanan dilanjutkan ke Pantai Pandawa,disana kita dapat melihat patung Pandawa,dan eksotika keindahan pantai Pandawa.Setelah berkunjung ke pantai Pandawa perjalanan untuk melihat keindahan pulau Bali dilanjutkan menuju Pantai Kuta.Saat disana dapat melihat tourist dari mancanegara berwisata ke Pulau Bali.Sesudahnya dari Pantai Kuta rombongan sekolah kami makan malam di Mr.Bali dan dilanjutkan karaoke bersama.

      Malam pun telah tiba,seluruh rombongan sekolah kami,kembali ke Hotel tempat menginap.Sesampai nya di sana langsung membersihkan badan dan beristirahat.Pagi hari pun menyambut,kicau kicau burung yang merdu menyambut sarapan pagi yang di hiasi canda dan gurau.

      Hari ketiga rombongan sekolah kami kembali ke pulau Jawa,namun tidak langsung pulang tetapi tetap melanjutkan kegiatan ekspor keindahan pulau Bali.Hari terakhir digunakan untuk membeli oleh –oleh,contohnya ke Dewata dan Joger.Selesainya tidak langsung pulang saja melainkan masih mengekspor keindahan Bali yaitu ke Bedugul tetapi tidak sampai di Pura Ulu Watu karena waktu tidak cukup,karna harus ke Kebun Raya Bali,disana kita di perkenalkan banyak tumbuhan dari masa purba hingga sekarang dan dari mancanegara.Disana di pandu oleh petugas dari Kebun Raya,petugas tersebut menjelaskan secara rinci setiap tumbuhan.Selesai di Kebun Raya selanjutnya,rombongan menuju Tanah Lot yaitu tujuan wisata yang terakhir.Di Tanah Lot kita dapat melihat keindahan pura diatas pantai.Kita juga dapat melihat show Tari Kecak yang dikenakan biaya Rp.50.000-, setiap orang apabila ingin melihat show Tari Kecak.Sekitar jam 15.00 WITA rombongan langsung menuju pelabuhan Padang Bai(Bali) menuju SMPN 3Krian.Sampai di sekolah pukul 07.00 WIB,sudah banyak orang tua yang menjemput anak nya.Sungguh berwisata ke Bali banyak mendapatkan kenangan yang indah dan tak terlupakan.

JOGJA PUNYA KENANGAN

 

JOGJA PUNYA KENANGAN

 09/05/2018

                 Sekolah kami SMPN 3 KRIAN mengadakan tour ke Yogyakarta pada tanggal 25 – 27 Februari  2018 dan itu diperuntukkan untuk kelas 7.”Pernah tidak kalian juga merasakan wisata kesana ??” .Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk bertujuan agar siswa bisa memperluas wawasan diluar sekolah. Dan sekolah kami mengeluarkan 6 bus pariwisata dan dibagi menjadi beberapa kelompok dan dibantu oleh perwakilan guru-guru yang ikut serta.

              Dan haripertama tour ke Yogyakarta kitamenujuwisatapantai Indrayanti (05.00-10.00 )dandisanamelakukankegiatanpengamatandisekitarpantai Indrayanti.”Menurut kalian apa saja yang ada disana??”. Disanakitamenemukanbulubabi ,bintanglaut, rumputlautdanberbagaimacam-macam biota laut. Dan sesudahitukitamelanjutkanperjalananmenujuwisataGua Pindul. Disanakitaharusmemakaipelpunamgdan ban untukberjalandiatas air dantekniswisatatersebutteknisnyaharussalingmemegang ban yang satudengan yang   lainnyadisitulahkitadijelaskanolehpemanduwisataGua Pindultentangterbentuknyabebatuan, kedalaman air danjenisjenishewan yang berada di dalamGua Pindulsepertipengelompokanhewankelelawar. Dan di Gua Pindulkitamerasakan 3 suasana pertahapanyaitusuasanaterangdantempatnyaluas yang keduasuasananyakecildangelapdan yang ketigabesardanatasnya erdapa lobanguntukmemancarkancahaya.

               Setelah di Gua Pindulrombongan SMPN 3 KRIAN langusungmelanjutkanperjalananke Malioboro. Sampai Malioborokira - kira jam 14.30. Untuk sampai  di Malioborokitaperluberjalan kaki sekitar 5 menit. Di Malioborosangatlahramaibanyak orang berjalanditepi jalandanbanyak orang asing yang datangke Malioboro. Disanaterdapatpangkalandelman yang sangatbanyak. Disanasangatcocokuntukberfotofotokarenatempatnyabagus dan strategis. Kita dapatmenemukanmakanankhasYogya. Di Malioborobukanhanyamakanan, kitabisa menemukankerajinan  KhasYogya,

          Tour ketigayaitu kami menujuke Bakpia Patok 25 disana kami dapatmembelioleholeh Khas Yogyakarta. Disanatidaktersediabakpiasajatetapidisanajugatersediakeripiksingkong, keripikpisang, keripikubi dll. Setelahberbelanja di bakpiapatok 25 kami menujukerumahmakanGubug Resto.

         Sekitar jam 19.00-20.00 kitaberada di Gubug Resto, disanakitamelaksanakan ISHOMA, setelahsholatkitamakanbersama. Setelahmakankitafotofotobareng. Jam 22.00 kitaperjalananpulangmenuju SMPN 3 KRIAN. Sampai di SMPN 3 KRIAN jam 03.00 pagidisanasemuasiswa – siswi sudahdijemput orang tuamasing-masing.Apakah menurut kalian cerita kami di Yogya menyenangkan??.

 

BULLYING

SPENTIKA ANTI BULLYING

Pengertian Bullying

Bullying adalah aktifitas yang dilakukan dengan tujuan memojokkan orang lain dengan nada merendahkan,mengolok-ngolokkan hingga melakukan kekerasan dengan fisik. 

Disekolah kita terdapat peristiwa-peristiwa tersebut. Adapula 2 bentuk penindasan Bullying,antara lain :

1.Penindasan fisik 

Penindasan fisik dilakukan dengan kontak secara fisik yang menyebabkan sakit fisik pada korban Bullying,contohnya: memukul,menendang,dll

2.Penindasan psikologis

Penindasan ini menyebabkan trauma psikologis,ketakutan,depresi,kecemasan,stres,dan juga kagalauan pada penerima Bullying.

A.Macam-macam Bullying

1.Bullying secara verbal

Jenis tindakan yang dilakukan pada Bullying ini berupa julukan nama,celaan,fitnah,kritikan,kekejaman,penghinaan,pelecehan seksual,surat-surat yang mengintimidasi,dan gosib

Bullying ini merupakan salah satu jenis Bullying yang mudah dilakukan dan menjadi awal perilaku Bullying lainnya.

2.Bullying secara fisik

Bullying ini merupakan jenis Bullying yang paling tampak dan mudah diidentifikasi namun kejadian Bullying secara fisik tidak sebanyak Bullying bentuk lain.

Jenisnya berupa memukul menendang,mencekik,menggigit,mencakar,meludai,menjiwit,dan merusak serta menghancurkan barang milik anak yang ditindas.

3.Bullying secara relasional

Bullying ini merupakan jenis bullying berupa pelemahan harga diri korban secara sistematis melalui pengabaian,pengucilan,dan penghindaran. Perilaku ini mencakup sikap yang tersembunyi seperti agresif,lirikan mata dll. 

Bullying secara relasional mencapai puncak kekuatan pada awal masa remaja serta mencoba mengetahui diri dan menyesuaikan diri dengan teman sebaya.

4.Bullying elektronik

Bullying ini merupakan bentuk perilaku yang dilakukan pelaku melalui komputer,handphone,internet,sms,e-mail dll. Bullying ini ditunjukkan untuk meneror korban dengan tulisan,animasi gambar atau rekaman video yang bersifat mengintimidasi. Bullying ini dilakukan remaja yang telah mempunyai pemahaman yang cukup baik pada sarana teknologi. 


B.Dampak melakukan Bullying 

•Dampak positif

Bullying dapat mendorong munculnya bebagai pengembangan positif bagi korban Bullying, korban Bullying cenderung akan :

Lebih kuat dan tegar menghadapi masalah

Termotivasi untuk menunjukkan potensinya agar tidak direndahkan 

Termotivasi untuk intropeksi diri sendiri

•Dampak negatif

Korban Bullying lebih resiko mengalami berbagai macam masalah baik secara fisik maupun mental. Masalah yang terjadi adalah :

Munculnya berbagai masalah mental seperti depresi,kegelisahan.

Kemungkinan akan terbawa hingga korban dewasa

Keluhan kesehatan fisik

Penurunan prestasi akademik

Dalam kasus yang cukup langka,korban bullying akan menunjukkan sifat kekerasan 

•Di sekolah saya tindakan bullying sangat banyak terjadi bahkan hampir setiap hari tindakan bullying di lakukan dan pelaku dari tindakan bullying ini adalah teman dekat kita sendiri biasanya tindakaan bullying terjadi bearawal dari candaan yang berlebihan sampai terjadilah tindakan bullying tadi,jadi kita harus benar-benar bisa menjaga sikap dan menjaga diri

•Berdasarkan uraian tersebut, tak heran jika anak usia sekolah rentan terkena bullying. Pasalnya, mereka belum cukup tahu dan sadar akan tindakan tersebut. Oleh sebab itu, pihak sekolah harus mengawasi penuh segala kegiatan sekolah. Rantai senioritas juga harus diputus sehingga setiap siswa memiliki kesetaraan hak dan kewajiban.


C.Beberapa factor dari Bulying:

•Faktor lingkungan

Lingkungan merupakan faktor terbesar dalam terbentuknya suatu sikap. Memang benar pepatah mengatakan “kalau kita bergaul dengan tukang parfum maka akan ketularan wanginya,dan juga sebaliknya”,maka lebih besar peluangnya terpengaruh sesuatu yang baik. Tak heran juga lingkungan menjadi salah satu agent of change

•Faktor media 

Media menjadi salah satu penyumbang besar dalam terbentuknya suatu sikap dan di sekolah kita masih banyak perilaku yang tidak baik yang menjadikan ladang subur penyebaran sikap buruk.

•Hubungan keluarga

Keharmonisan keluarga berpengaruh pada terbentuknya sikap seseorang. Jika kondisi keharmonisan keluarga buruk maka anggota keluarga lain berpotensi mencari pelampiasan salah satunya melakukan bullying.



CARA MENCEGAH AGAR BULLYING TIDAK TERJADI

•Untuk mencegah dan menghambat munculnya tindak kekeraran di kalangan remaja, diperlukan peran dari semua pihak yang terkait dengan lingkungan kehidupan remaja.

•Sedini mungkin, anak-anak memperoleh lingkungan yang tepat. Keluarga-keluarga semestinya dapat menjadi tempat  yang nyaman untuk anak dapat mengungkapkan pengalaman-pengalaman dan perasaan-perasaannya. Orang tua hendaknya mengevaluasi pola interaksi yang dimiliki selama ini dan menjadi model yang tepat dalam berinteraksi dengan orang lain.

•Berikan penguatan atau pujian pada perilaku pro sosial yang ditunjukkan oleh anak. Selanjutnya dorong anak untuk mengambangkan bakat atau minatnya dalam kegiatan-kegiatan dan orang tua tetap harus berkomunikasi dengan guru jika anak menunjukkan adanya masalah yang bersumber dari sekolah.

•Selama ini, kebanyakan guru tidak terlalu memperhatikan apa yang terjadi di antara murid-muridnya. Sangat penting bahwa para guru memiliki pengetahuan dan ketrampilan mengenai pencegahan dan cara mengatasi bullying.

•Kurikulum sekolah dasar semestinya mengandung unsur pengembangan sikap prososial dan guru-guru memberikan penguatan pada penerapannya dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Sekolah sebaiknya mendukung kelompok-kelompok kegiatan agar diikuti oleh seluruh siswa. Selanjutnya sekolah menyediakan akses pengaduan atau forum dialog antara siswa dan sekolah, atau orang tua dan sekolah, dan membangun aturan sekolah dan sanksi yang jelas terhadap tindakan bullying.

•Jangan anggap remeh Masih banyak orangtua yang menganggap kakak kelas mengintimidasi adik kelas sebagai sebuah tradisi, demikian juga  perlakuan kasar yang diterima anak dari temannya sering diabaikan karena akan berlalu seiring dengan waktu. Saatnya untuk mengubah pandangan tersebut. Jalin komunikasi yang dalam dengan anak, berilah perhatian lebih bila anak tiba-tiba murung dan malas ke sekolah.

•Ajari anak untuk melindungi dirinya Ajari anak untuk bersikap self defense dalam arti menhindari diri dari korban atau pelaku kekerasan. Katakan kepadanya, “Kalau kamu dipukul temanmu, kamu harus memberitahukan kepada Ibu Guru.” Bukan malah mengajarkan perilaku membalas atau menggunakan kekuatan dalam mempertahankan diri. Selain itu, ajarkan pula untuk bersikap asertif atau mengatakan “tidak” terhadap hal-hal yang memang seharusnya tidak dilakukan. Selain itu, jangan biasakan anak membawa barang mahal atau uang berlebih ke sekolah karena bisa berpotensi menjadi incaran pelaku bullying. Pupuk kepercayaan diri anak, misalnya dengan aktif mengikuti kegiatan ekskul.

 

•Bina relasi dengan guru dan orangtua murid Bina relasi dan komunikasi yang baik dengan guru di sekolah atau orangtua murid lainnya. Anda bisa mendapatkan informasi adanya kasus bullying atau melaporkan kepada guru bila si kecil bercerita mengenai temannya yang dipukul, misalnya.

Prestasi Ricky

 

Pemain sepak bola SMPN 3 Krian

guncang internasional

Sepak Bola menjadi salah satu hobi yang banyak di gemari oleh kalangan kaum Adam. Tetapi  apa yang di pikirkan jika bermain sepak bola sampai keluar negeri? Sungguh itu adalah salah satu prestasi yang membanggakan. Menjadi pemain sepak bola sampai ke Negara China adalah prestasi yang tak pernah di pikirkan, tapi Tuhan telah memberikan satu jalan usaha untuk meraihnya. Begitulah yang di rasakan oleh pemain sepak bola yang telah menjuarai berbagai kompetisi dari tingkat paling rendah hingga Provinsi, pemuda tampan tersebut adalah RICKY PRATAMA putra dari Muhammad Irfan. Ricky (nama panggilan) pertama kali ikut sepak bola saat ia kelas 2 SD, ia tak pernah putus asa dalam mengembangkan hobinya tersebut. Hingga saat SMP ia ikut ekstrakulikuler sepak bola/futsal. Setiap hari latihan ia selalu semangat dan tak pernah putus asa. Orang Tua dari Ricky juga sangat mendukung hobi anaknya tersebut dan tentunya memberikan semangat. Prestasi yang pertama diraih adalah Juara 1 u10 dan mewakili Jatim ke Bandung tingkat Nasional. Dara Sidoarjo 6 Mei 2003 ini tidak pernah melupakan ibadahnya meskipun jadwal untuk berlatih sangat padat. Ricky pernah mengalami masa-masa susah yaitu ketika umur 12 tahun ikut tim sepak bola yang di dalamnya anak orang mapan berbeda dengan Ricky yang sederhana, ia tersingkirkan karena yang dipilih adalah tim yang lebih kuat. Di sekolah Ricky dikenal dengan anak yang super aktif.

    Hingga berkat kerja keras dan selalu meningkatkan ketakwaannya, Ricky sering mengikuti lomba lomba yang diadakan di tingkat daerah, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Ia juga sering mewakili provinsi nya karna memang Ricky adalah pemain yang handal dan sudah mendapatkan kepercayaan dari provinsi nya sendiri. Sehingga tak mungkin diragukan lagi lomba yang dimenangkan sangat banyak. Berikut sekilas prestasi yang diraih:

* juara 3 protem indonesia se jatim 2014

* juara 1 koni jatim

* juara 1 calsi dan jadi wakil jatim ke bandung 2015

* juara 1 aqua Danone Cup regional, nasional dan menjadi wakil indonesia di marok 2016

* juara 4 turnamen se jawa bali dan jadi satu satunya wakil dari sidoarjo

 2017

* juara 2 piala menpora se jatim dan mendapatkan top scorr

* juara 2 liga pembinaan murni jatim 2018

* juara 1 dream come true regional jatim dan jadi juara nasional se indonesia dan mendapatkan top scorr dari regional,nasional dan internasional.Dia masuk   ke Timnas pelajar u15

*juara 1 piala suratin zona malang

        Sungguh sangat membanggakan prestasinya. Ricky juga mempunyai pengalaman yang sulit untuk dilupakan saat berlomba yaitu menjadi captain timnas u15. Selain hobi sepak bola, Ricky juga hobi bermain Voli dan Lari. Sosok yang mempunyai cita cita menjadi pemain sepak bola profesional tersebut tak lama di ikutsertakan menjadi pemain sepak bola di China (internasional).Di sana ia bermain bersama bela Tim Nas pelajar U15 dan mendapatkan top scorr dari timnya tersebut. Ia pun pulang ke negaranya membawa prestasi yang akan di tunjukan kepada orang tua nya dan tentunya orang tua Ricky sangat bangga.

      Dari pengalaman Ricky yang bermain sepak bola sampai ke negeri China dapat dipetik sebuah hikmah bahwa “Impian tak pernah gagal jika terus berlatih dan berusaha dan tentunya tidak melupakan kewajiban nya beribadah kepada yang Kuasa”.

Jumlah Pengunjung

474477

Your IP: 54.224.216.155
Server Date: 19-07-2018

Waktu Sekerang

Tanggal saat ini

03:52, 19th July 2018
July 2018
SMTWTFS
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031
 
Open source productions